header-int

SMA YPK Menghadirkan Serial Motivasi Dalam Bentuk Webinar untuk Siswa

Senin, 19 Okt 2020, 05:12:15 WIB - 193 View
Share

SMA YPK Menghadirkan Serial Motivasi Dalam Bentuk Webinar untuk Siswa

    Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar dari Rumah (BDR) masih berlangsung karena pandemi covid-19. Guru, siswa, dan orang tua harus tetap bersemangat untuk bekerja sama dalam rangka menyukseskan proses pembelajaran yang dilakukan siswa. SMA Yayasan Pupuk Kaltim terus berupaya untuk memotivasi atau menguatkan niat dan tekad peserta didik dalam meraih sukses, termasuk di era pandemi saat ini.

   Kali ini, SMA YPK menghadirkan serial motivasi dalam bentuk webinar untuk siswa. Temanya adalah "Membangun Sikap Positif dan Memperkuat Mental di Masa Pembelajaran Jarak Jauh". Selain Kepala SMA YPK, Drs. Rakim, M.Pd., hadir pula pemateri pada webinar ini adalah alumni SMA YPK selaku pemerhati anak dan motivator, yaitu Trully Tisna Milasari, S.Psi. Diundang juga perwakilan dari siswa, yaitu Nabil Ahmad Zaky (XII IPA 1) dan Rabhita Fitrah Qasthalani (XII IPS 3).

    Webinar ini diadakan pada hari Minggu, 18 Oktober 2020 pukul 16.00 s.d. 17.30 WITA. Kurang lebih 1,5 jam webinar ini dilaksanakan dalam memotivasi siswa di masa PJJ. Pengantar dari Bapak Rakim tentang mengajak seluruh orang tua maupun siswa untuk tetap bersabar serta menjalankan tugas atau kegiatan pembelajaran sebagaimana mestinya. Selain itu, menumbuhkan sikap positif seperti menghargai satu sama lain, empati, dan disiplin juga sangat penting dalam masa PJJ ini. Harapan dari Bapak Rakim, semoga pandemi cepat berlalu dan pembelajaran tatap muka segera dilaksanakan. Pengantar tersebut sekaligus membuka serial motivasi dalam bentuk webinar untuk siswa yang diadakan oleh SMA YPK.

    Kemudian, penyampaian materi dari Trully selaku narasumber terkait dengan tahapan psikologis yang berpotensi dialami tiap individu dalam masa pandemi. Tahapan itu antara lain disrupsi, kebingungan & ketidakpastian, penerimaan, adaptasi, serta implementasi. Adapun reaksi psikologi yang dirasakan siswa saat PJJ berlangsung lama yaitu stres. Reaksi tersebut bisa jadi Fear (sangat takut/cemas), indierence (meremehkan), fatalism (pasrah), moderate level (memotivasi orang lain untuk mengelola kehidupan orang lain). Hal lain yang disampaikan Trully selaku narasumber adalah ketika siswa menyikapi hal dengan negatif maka akan timbul pula suasana yang negatif, begitu sebaliknya jika menyikapi hal secara positif maka akan timbul suasana positif.

    Trully juga menyampaikan, fase remaja di masa pandemi bisa dikatakan fase yang cukup dalam pertumbuhan jika tidak dilalui dengan baik. Kesehatan mental dalam PJJ akan terganggu. Bagaimana menjaga pondasi kesehatan mental? Cara menjaganya yaitu dengan pola tidur cukup dan batasi penggunaan elektronik sebelum tidur atau setelah tidur, aktivitas fisik, asupan nutrisi, pahami dan sadari perasaan yang muncul (tidak boleh mengingkari atau menolak perasaaan).

    Ditambahkannya pula tentang fokus pada diri sendiri, meliputi berbaik hati pada diri sendiri dan kembangkan area kebahagiaan yaitu dengan membuat agenda, kaji ulang target belajar, menekuni dan mengembangkan hobi, membaca buku (bukan pelajaran), fokus pada kekuatan atau kelebihan diri, mengikuti kelas online yang bisa menambah wawasan dan skill dalam diri. Tetap terhubung dengan keluarga dan teman-teman juga diperlukan dalam masa pandemi. Harus ada batasan screen time (batasan di depan layar) agar tidak berlebihan.

    Selain penyampaian materi dari narasumber, dalam webinar motivasi ini Bapak Abdul Hakim selaku moderator juga mempersilakan siswa untuk bertanya terkait dengan kendala serta menyampaikan hal positifnya selama mengikuti PJJ. Sepuluh penanya terbaik dari siswa (menurut dewan guru) diberikan rewards voucher pulsa sebesar Rp 100.000,-. Sangat bermacam-macam kendala dan hal positif yang dialami siswa selama PJJ. Salah satunya adalah sulitnya memahami materi ketika tidak tatap muka, solusi dari mereka yaitu lebih meningkatkan lagi belajarnya. Selanjutnya, hal positif yang dirasakan selama PJJ adalah lebih banyak bertemu dengan keluarga dan sharing ke orang tua.

    Kepala SMA YPK Drs. Rakim, M.Pd. menambahkan, agar para orang tua, siswa, dan guru tetap besinergi dalam PJJ ini agar semua berjalan lancar dan target belajar pun tercapai. Siswa SMA YPK harus tetap tangguh dalam berbagai suasana.

SMA Yayasan Pupuk Kaltim Bontang SMA Yayasan Pupuk Kaltim, sejak 1983 mengemban misi pendidikan bagi putra-putri karyawan PT. Pupuk Kaltim dan masyarakat Bontang dan sekitarnya, menerapkan sekolah serius untuk sebuah pembelajaran yang optimal, sehingga menjadikan sekolah ini Homebase-nya para juara dan menjadi The gateway to prominent universities dalam mengantar alumninya untuk studi lanjut.
© 2021 SMA Yayasan Pupuk Kaltim Bontang Follow SMA Yayasan Pupuk Kaltim Bontang : Facebook Twitter Linked Youtube