header-int

Melestarikan YPK melalui Peningkatan Kualitas Guru dan Karyawan

Share
Posted : 26 Feb 2019
Nama Penulis:
Moh. Bahri, S.Pd.Si (Guru Kimia SMA YPK)
Isi Artikel:

Yayasan Pupuk Kaltim (YPK) merupakan institusi yang menaungi lembaga pendidikan KB/ TK, SD, SMP, SMA dan SLB yang selama ini oleh masyarakat dikenal sebagai Lembaga Pendidikan yang serius, berkualitas unggul dan terbaik di Kota Bontang. Faktor penting YPK menjadi yang terbaik karena memiliki sumber daya manusia yang mumpuni. Putra-putri terbaik Bangsa Indonesia banyak yang mengabdikan diri di YPK, baik sebagai guru maupun karyawan.

Menurut Undang-Undang no. 20 tahun 2003 dan no. 14 tahun 2005, Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Sedangkan karyawan atau tenaga kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan.

Guru dan karyawan memiliki tugas dan tanggung jawab yang saling keterkaitan satu dengan lainnya. Keduanya merupakan pilar utama kokoh tidaknya sebuah lembaga pendidikan. Jika ingin suatu sekolah yang berkualitas unggul, tentunya harus memiliki guru dan karyawan yang profesional yang mengerti fungsi, tugas dan tanggung jawabnya serta mampu menjalankan secara professional.

Guru harus memiliki 4 kompetensi diantaranya kompetensi pedagogik, kepribadian, proesional dan social. Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan pemahaman terhadap peserta didik, perangcangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar dan pengembangan peserta didik untuk mengantualisasi potensi dirinya. Selain itu, menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof. Muhadjir Effendy, 3 ciri guru professional yang harus dimiliki para guru dan karyawan dalam menghadapi tantangan abad 21 yaitu memiliki kompetensi pendidik, memiliki jiwa korsa dan mampu merawat jiwa social.

Sebagai karyawan juga harus professional dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Karyawan dikatakan profesional jika memenuhi beberapa persyaratan diantaranya mampu menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu, tidak melempar tanggung jawab pada yang lain, memiliki motivasi yang tinggi dalam bekerja, memiliki kepercayaan diri yang tinggi, bersedia menerima kritik dan saran, mampu melakukan yang terbaik pada hari terburunya, tidak menunggu datangnya ide melainkan menciptakan ide, meminta bantuan jika mengalami kesulitan.

Dari ciri-ciri guru dan karyawan professional diatas, semuanya tercermin dan melekat pada mayoritas guru dan karyawan YPK. Semua itu harus dijaga, dirawat dan dipelihara agar tidak memudar dan tetap bertahannya, dengan demikian YPK akan tetap lestari hingga akhir masa. Untuk itu segenap managemen YPK harus melakukan langkah-langkah konkret agar semua itu tetap lestari di semua lembaga pendidikan di YPK. Adapun langkah-langkah yang dapat dilakukan sebagai berikut:

  1. Sistem penilaian kinerja yang transparan dan akuntabel. Hal ini penting dilakukan agar para guru dan karyawan dapat mengetahui capaian kinerjanya selama ini. Proses penilaian harusnya tidak hanya dilakukan oleh managemen YPK, tapi juga konsumen yaitu orang tua/wali dan para siswa itu sendiri.
  2. Meningkatkan kesejahteraan guru dan karyawan beserta keluarganya agar mereka dapat konsentrasi dan maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Terutama jika karyawan punya putra atau putri yang sebentar lagi lulus SMA YPK padanya diberikan bantuan biaya pendidikan terutama jika diperlukan kemitraan untuk masuk keperguruan tinggi.
  3. Memberikan reward dan punishment bagi guru dan karyawan atas kinerjanya selama ini. Bagi yang berprestasi diberi penghargaan dan bagi mal-prestasi harus ada pembinaan padanya.
  4. Adanya jenjang karier yang jelas dan sistematik. Jenjang karier sangat erat kaitannya dengan motivasi kerja. Selain itu ada aktualisasi diri sesuai kemampuannya.
  5. Secara teratur diberikan training dan pelatihan. Hal ini dapat meningkatkan kemampuan diri dan kompetensi keilmuan padanya. Dengan adanya training dan pelatihan para guru dan karyawan agar merasa fresh dan tentunya ada tambahan ilmu bagi dirinya. Pelatihan setidaknya dilakukan minimal tiap tahun dan dapat dilakukan oleh trainer internal YPK.
  6. Menjalin keakraban dengan segenap elemen akademika dan masyarakat. Hal ini penting dilakukan agar iklim bekerja kondusif dan tercipta suasana kekeluargaan. Sekolah atau kantor adalah rumah kedua bagi guru dan karyawan karena selama kurang lebih 8 jam sehari mereka menghabiskan waktunya ditempat itu. Menjalin keakraban dengan masyarakat sekitar juga perlu dilakukan mengingat mereka adalah konsumen YPK.
  7. Adanya jaminan finansial yang baik jika nantinya purna tugas. Persiapan masa pensiun diharapkan sedini mungkin agar para karyawan dapat merencanakan dan mempersiapkan dengan maksimal. Jangan menunggu waktu akhir masa pensiun baru dilaksanakan pelatihan.

File Pendukung:
SMA Yayasan Pupuk Kaltim Bontang SMA Yayasan Pupuk Kaltim, sejak 1983 mengemban misi pendidikan bagi putra-putri karyawan PT. Pupuk Kaltim dan masyarakat Bontang dan sekitarnya, menerapkan sekolah serius untuk sebuah pembelajaran yang optimal, sehingga menjadikan sekolah ini Homebase-nya para juara dan menjadi The gateway to prominent universities dalam mengantar alumninya untuk studi lanjut.
© 2019 SMA Yayasan Pupuk Kaltim Bontang Follow SMA Yayasan Pupuk Kaltim Bontang : Facebook Twitter Linked Youtube